Senin, 14 September 2015

Fact of dating in Indonesian

PACARAN ??
Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata "Pacaran"?
Mungkin untuk sebagian orang mendengar kata itu sudah biasa, akan tetapi untuk saya pribadi
kata itu sedikit mengganggu di telinga saya, ini bukan berarti saya seorang yang biasa disebut
oleh anak muda jaman sekarang, kata yang tidak asing ditelinga kita yaitu JONES atau Jomblo NgenES.
Ketika mendengar kata itu, itu seperti saya seakan berdebat dengan sistem islam atau yang biasanya disebut DIN ISLAM. (RINGKASAN PENDAPAT PERIBADI )DIN  ISLAM yaitu suatu aturan yang mengatur islam itu sendiri. Sebagai seseorang yang memeluk sistem islam ,kalau boleh jujur saya masih bingung memilih antara pacaran dan Single, mungkin  menahan diri dari godaan syetan, atau kalau dilihat dari kehidupan yang saya lewati banyak anak-anak muda jaman sekarang khususnya orang-orang disekitar saya, ketika berpacaran mereka seakan tidak peduli orang disekitar mereka yang mereka lakukan hanya bermesraan dengan pacar mereka, dan hal yang sudah tidak lazim lagi ketika melihat kedua pasangan itu berpacaran adalah disaat mereka saling berdekatan dengan lawan jenis,bahkan dijaman sekarang ini anak sd sudah mengerti bagaimana berpacaran dengan lawan jenis mereka, ini adalah suatu kejadian yang sangat miris untuk kita amati khususnya negara kita ini yakni INDONESIA, mungkin Negara kita ini dikenal negara dengan pemeluk agama islam terbesar didunia, akan tetapi prilaku tidak mencerminkan negara ini, hal ini yang seharusnya menjadi kepedulian kita bersama untuk menjaga khususnya adik-adik kita untuk melindungi mereka dari tingkah atau prilaku yang buruk yang seharusnya tidak terjadi, maka dari itulah kita harus menjaga nama baik Negara INDONESIA kita tercinta ini untuk membantu mendidik adalah salah satunya kita dapat memulainya dari hal yang kecil, tidak perlu jauh untuk membantu cukup melindungi tunas-tunas bangsa yaitu adik-adik kita dari sifat atau prilaku yang tidak seharusnya mereka lakukan. Sudah tidak dapat dipungkiri kalau sudah merasakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi hidup manusia,hewan, tumbuhan, dan makhluk hidup lainnya, kasih sayang terhadap lawan jenis(Jatuh Cinta) sudah tidak dapat kita hindari dari dunia ini, akan tetapi setidaknya kita dapat membantu dengan tidak memperlihatkan kepada adik-adik kita yang masih dibawah umur dengan berpacaran kepada seseorang yang disayang. Persoalan ini tidak sampai disini saja masih banyak kejadian atau pristiwa yang saya lihat dari berbagai kalangan remaja salah satunya yaitu ketika mereka pacaran, diantaranya lebih memilih untuk menjauh dari keramaian atau pergi ketempat yang sedikit gelap untuk dapat berduaan dengan lawan jenis.Banyak kejadian yang merugikan dan salah satunya adalah dapat menimbulkan masalah bagi kedua pasangan yang belum resmi “Belum Menikah” tersebut, yaitu masalah yang dapat menghancurkan masa depan mereka itu sendiri yaitu terjadinya kehamilan diluar pernikahan. Saya sangat miris melihat ketika teman, kerabat, saudara, dan orang terdekat lainnya mengalami hal yang menyedihkan ini, hal yang dapat menghancurkan masa depan kehidupan kedua pasangan ini. Dapat dikatakan bahwa rasa suka, rasa senang, dan rasa bahagia ketika dekat dengan lawan jenis yang disukai adalah hal yang tidak bisa ditolak atau bahkan tidak ada manusia didunia ini yang tidak pernah mengalami hal tersebut atau yang biasa disebut dengan "Jatuh Cinta". Banyak anak muda jaman sekarang pergaulan dan cara pikirnya untuk berpacaran hanya untuk bersenang-senang menjalani hidup seperti tanpa ada masalah sedikitpun. Memang, pada awalnya perasaan jatuh cinta yang menyenangkan ini tidak dapat diungkapan oleh kata-kata, namun pada akhirnya kebanyakan dari pristiwa dan kasus yang mereka alami adalah, mereka yang kecewa ketika berpisah dengan pasangan yang tadinya adalah seseorang yang sangat mereka sayangi, dan akibatnya mereka bertingkah seakan kehidupan mereka tidak seperti dulu lagi, keadaan semakin berubah atau bahkan kebanyakan seseorang yang sudah pernah berpacaran akan menjadi musuh ketika mereka saling bertemu,pada akhirnya mereka menganggap mantan pacar mereka adalah masa lalu yang suram, kemudian ada juga yang masih bertemu layaknya seorang teman biasa, dan banyak lagi kejadian aneh, lucu dan masih banyak lagi. Untuk menghilangkan rasa kecewa, rasa galau yang mereka alami kebanyakan dari mereka mencari pasangan yang baru sebagai pengganti pasangan yang lama, dan menjalani hubungan dengan pasanga yang baru lebih serius atau mungkin ketingkat yang lebih serius lagi yaitu “Menikah”. Menikah disini bukanlah menikah yang dialami pasangan yang masih berpacaran , akan tetapi menikah disini ialah menuju kepelaminan untuk direstui oleh kedua orang tua mereka untuk dapat disahkan oleh hukum negara yang ada. Jadi banyak kejadian atau bahkan keanehan yang terjadi ketika seseorang jatuh cinta dan pristiwa ketika mereka berpacaran, saya menulis kata-kata diatas bukan untuk menyalahkan pacaran atau mengatakan bahwa pacaran itu tidak diperbolehkan, akan tetapi maksud dan tujuan saya diatas adalah untuk menjelaskan bahwa pacaran tersebut dapat menimbulkan akibat negatif (merusak masa depan), atau dapat membantu masa depan(masih kurang yakin) hal positif. Saya juga belum bisa mengatakan bahwa pacaran itu dapat menimbulkan akibat positif (mencari pengalaman hidup) maksudnya banyak orang mengatakan bahwa pacaran itu sebagai menambah wawasan hidup mereka dalam berpacaran dengan lawan jenis(pacar). Untuk itu pada intinya saya hanya mengatakan kepada saudara, kakak, abang, adik, dan teman-teman , jika anda ingin menjalankan suatu hubungan maka saya tidak dapat memberikan saran atau bahkan masukan kepada anda, karena saya sendiri kalau boleh jujur tidak/belum pernah berpacaran, bukan berarti saya tidak ingin atau tidak ada yang suka, akan tetapi saya masih bingung manfaat dari pacaran itu sendiri dan juga saya ingin mencari suatu manfaat positif yang bisa saya dapatkan untuk kedepannya, saya dapat menulis kata-kata ini dari berbagai pengalaman teman,kerabat,saudara dan orang terdekat yang  sudah pernah berpacaran dan sekali lagi saya hanya menyimpulkan dari pristiwa yang mereka alami, saya hanya ingin memberikan suatu pengalaman yang saya ambil dari teman-teman, kakak, abang, teteh, mas, dan orang-orang terdekat lainnya. Pendapat pribadi, cara bergaul dengan lawan jenis juga dapat berbeda-beda, akan tetapi setiap orang punya dunianya sendiri untuk cerita hidup masing-masing, dan problem masalah suka terhadap lawan jenis adalah salah satunya.  mohon maaf jika ada kesalahan dan jika ada kekurangan, mohon saran dan kritik untuk penulis, karena kritik, saran atau bahkan ide-ide anda akan sangat bermanfaat buat saya kedepannya. Oke terima kasih sudah dapat membaca artikel diatas mungkin untuk sekarang sampai disini saja kata yang dapat saya berikan, lebih kurangnya mohon dimaafkan karena penulis masih pemula.